Merindu Jua

 

Pernah jiwa kita berjanji

Seperti hidup tak kan pernah mati

Senyum mu menawan meraba nuraniku

Engkau goyahkan tulang rusukku

Kau getarkan hati kecilku

Waktu begitu cepat berlalu

Dekat terasa begitu jauh

Sering terasa begitu jarang

Seperti angan megelabui akal

Aku begitu buta dalam cahayamu

Begitu lumpuh dalam jalanmu

Upaya hanya akan tinggal cerita

Ada seorang anak muda dikoyak rindu

Lentera malam akan jadi saksi

Betapa suci derita rindu ini

Yang terpampang jelas dalam bait-bait do’a

Air mataku berlinang begitu kering

Banyak jawaban yang telah ku terima

Banyak pelajaran yang telah ku petik

Bahwa cinta bukan tentang memaksa

Mengikhlaskan adalah puncak tertinggi

Sekarang ku tau aku tampak begitu kecil

Begitu kotor dalam kesucianNya

Kalimatku begitu kumuh

Tampilanku bak preman berlinang dosa

Aku malu pada semesta

Aku malu merindu padaNya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanah Terjauh

Jakarta

It's The End as Well as The Beginning