Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Bukan tentang Hitam atau Putih

Gambar
  Setelah sekian lama purnama, aku menemukan beraneka pandangan yang berbeda untuk satu persoalan yang sama. Ada beberapa dari mereka yang tetap memiliki tujuan dan selalu merencanakan segala sesuatunya, ada pula dari mereka yang menjalani hidup layaknya air mengalir. Ada yang pesimis, ada pula yang mencoba untuk optimis. Satu hal baru yang aku pahami, bahwa hidup tak hanya hitam dan putih, tak hanya antara yang bermoral dan sundal. Tak hanya tentang menjalani dengan perencanaan ataupun tidak. Tapi hidup penuh dengan warna yang berbeda-beda. Dari situ aku belajar secara mandiri untuk memilih pendapat atau warna mana yang lebih logis untuk diikuti, atau bahkan justru aku akan menemukan pandanganku dan warnaku sendiri. Proses panjang mengajariku kemandirian dalam berpikir, keberanian dalam bersikap dan berpendapat, serta kemampuan untuk berbuat dan bertanggung jawab atau segala konsekuensinya. Ini memberiku sedikit tamparan, bahwa hidup adalah soal menjadi diri sendiri. Hidup b...

Bertuan Pada Kebenaran

Gambar
 Di sudut malam, seorang tokoh adat kontemporer sekaligus pemrakarsa Limbago Nan Salapan, yang juga dikenal dengan panggilan Professor Adat bertanya pada kami anak-anak muda yang sebelumnya cukup sibuk untuk saling berfilsafat ria. Beliau berceletuk di awal pembicaraan dengan sebuah pertanyaan sederhana, " Apakah kerusakan di negeri ini sekarang sudah bisa dikatakan sempurna ? " Hampir seluruh dari kami mengatakan belum sempurna akibat dari masih adanya sikap optimisme yang muncul jika melihat ruang-ruang diskusi perbaikan yang kian aktif di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi kaum muda. Saya sendiri menjawab bahwa kerusakan sudah berada di ujung tanduk kesempurnaan. Beliau menjelaskan lebih jauh, masalah di negeri ini sangat sempurna apabila kita tinjau dari segi persoalan IPOLEKSOSBUDHANKAM, diperkuat dengan apa yang sudah dan sedang terjadi hari ini. Pembicaraan beliau kemudian menyentuh titik filsafat teologi metafisik dan moral, ketika menemukan bahwa inti dari per...