Naluri Politik Dinasti Sebenarnya Sudah Lebih Dulu Ditempa Dalam Kampus
Sepertinya pejabat kita terlalu berlebihan dalam memakai falsafah kekeluargaan hingga tak sadar dalam telah membawanya jauh ke dalam opsi-opsi politik yang ia perbuat. Bukan hanya sekedar falfasah keluarga lagi, tapi sampai-sampai sudah membawa keluarga sendiri. Falsafah yang sangat dimaknai, salut emang. Masalahnya, falfasah luar biasa tersebut membuat orang-orang seperti saya, kamu dan kebanyakan dari kita sangat minim kesempatan untuk bergabung ke dalam per-politikan. Jaman sekarang emang kental banget sama prinsip kekeluargaan. Jangankan untuk menjadi anggota Dewan Prank Rakyat, jadi ketua Rukun Tetangga aje kita diharuskan bersaing dengan sanak family beserta jaringan-jaringan tongkrongan ketua RT yang lama. Sempitnya peluang orang awam untuk menjabat karena diharuskan bersaing dengan keluarga maupun teman-teman konkownya ini telah memicu konflik berkepanjangan dalam berbagai segmentasi persaingan politik, mulai dari persaingan untuk menjadi ketua RT sampai Presiden. Kon...