Buku, Sweater, dan Strap Masker
Aku ingin bercerita, cerita yang jujur keluar dari seorang kawan dekat. Jarang sekali ia mau bercerita sedalam ini, aku dibuat heran dengan rapalan merdu dan cantiknya luka yang ia butirkan jadi cerita padaku. Aku tidak tahu pasti harus mulai dari mana, yang jelas ia memulainya dengan sangat indah, ia melewati setiap detail alur ceritanya sendiri. Begini singkatnya ia bercerita dengan subtil padaku: “Aku menemukan orangnya! Aku menemukannya! ( dengan suara senyap menantang ). Kami memulai dengan cerita layaknya kawula muda yang baru ingin memadu kasih pada biasanya. Basa basi sana sini. Tapi jujur dalam basa basi pun aku dibuatnya jatuh hati dengan caranya merespon, menanggapi, bertanya, membalas chat, menyusun kata dan kalimat, bersuara dalam ketegasan dan kelembutan, terlebih ketika ia mulai bercerita, ia akan mulai menjadi peri pendongeng terbaik sepanjang masa. Jika saja aku adalah salah satu juri penghargaan bergengsi Nobel, niscaya aku taakan ragu untuk menghadiah...